Sabtu, 09 April 2016

Trio Jomblo Main Gamelan


"Trio Jomblo", Awud, Bejo dan Cilung sedang beristirahat bermain gamelan. Disaat senggang itu mereka ngrumpi tentang suka dukanya profesi mereka lengkap dengan gaya mereka yang lucu, wagu, dan "saru" tentunya.

Awud : Kamu enak ya tiap hari kerjanya cuman meniup dan meraba-raba lubang sempit sambil merem-melek gitu.

Bejo : Enakan kamu, kerjanya cuman mijet sambil menggesek-gesek sosok indah di pangkuanmu itu.

Cilung : Hahaha..., enakan aku, kerjanya cuman memukul-mukulkan pentunganku yang besar dan panjang ini pada benda bulat, indah dan montok di depanku...!.

Di saat mereka asyik ngrumpi, tiba-tiba Pak RT yang terkenal alim tapi temperamental plus curigaan lewat. Mendengar percakapan mereka yang jelas tidak syar'i, kaffah nuansa maksiatul walmunkarnya, Pak RT dengan semangat "amar ma'ruf nahi munkar", "maju tak gentar membela yang benar" menghampiri mereka, bermaksud mendakwahi.

Pak RT : Astaghfirloh..., kalian ini kerjanya cuman bermaksiat..., segera bertaubatlah saudaraku, kembalilah ke jalan yang lurus, jangan bermain api agar terhindar dari azab yang sangat pedih...!.

Cilung yang dikenal sebagai tukang slentha alias ngeyel langsung nyeletuk.

Cilung : Siapa juga yang lagi bermain api, tuch lihat, gak ada api apalagi asap di sini kan Pak RT...?.

Dengan nada rada tinggi karena merasa dieyeli, Pak RT segera menjawab.

Pak RT : Maksudnya, kamu jangan pernah berbuat maksiat, dosa, zina...!.

Cilung : Dari mana Pak RT tahu kalau kami berbuat seperti itu, fitnah itu Pak, dosa...!

Dengan nada berapi-api penuh semangat bak jaksa yang berhasil menemukan kesalahan terdakwa, Pak RT langsung berpidato sambil tunjuk-tunjuk hidung.

Pak RT : Lha itu tadi, yang dimaksud meniup dan meraba-raba lubang sempit sambil merem melek itu perkara zina kan...?!, yang dimaksud mijet sambil menggesek-gesek sosok indah di pangkuan itu perkara zina kan...?!, demikian juga yang dimaksud memukul-mukulkan pentungan pada benda bulat, indah dan montok, itu juga perkara zina kan...?!.

Mendengar jawaban itu, Awud, Bejo dan Cilung langsung ngakak guling-guling tanpa peduli mimik pak RT yang tampak makin marah tapi campur bingung.

Awud : Hahaha..., oalaaah..., salah paham to Pak RT, makanya sabar, jangan grusa-grusu menyimpulkan sesuatu, tanya-tanya dulu kek. Yang dimaksud meraba-raba lubang sempit sambil merem-melek itu orang meniup seruling...., yang dimaksud mijet sambil menggesek-gesek sosok indah di pangkuan itu orang lagi ngrebab..., sementara memukul-mukulkan pentungan pada benda bulat, indah dan montok itu orang lagi memainkan kenong, tahu sendiri kan betapa bulat, besar dan montoknya kenong itu...?.

Pak RT : Oooo... gitu to, ea udah kalau gitu..., saya pergi dulu ea, mau kondangan niech...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar