Dewi Persik, Agnes Monica dan Cut Mini lagi asyik ngrumpi, membanggakan dirinya masing-masing.
Dewi Persik : Punya sesuatu yang besar memang enak, apa-apa jadi mudah, kemana-mana jadi pusat perhatian...!
Agnes Monica : Enakan punya yang kencang, hidup jadi pasti, besar tapi lembek ya untuk apa, jadi mudah terombang-ambing gitu, bikin galau...!
Cut Mini : Alaaah, mending yang datar-datar aja diech, hidup jadi nyaman, gak banyak beban, gak banyak disorot publik, gak banyak digosipin...!
Disaat mereka lagi asyik ngobrol, Teuku Wisnu lewat, sambil mengelus-elus jenggotnya yang lebat itu dia "bertausiah".
Teuku Wisnu : Astaghfirloh ukhti, kalau ngrumpi mbokyao bahas yang bermanfaat aja, jangan ngomongin hal-hal berbau maksiatul walmunkar gitu, dosa...!.
Mendengar "tausiah" Teuku Wisnu, Dewi Persik, Agnes Monica dan Cut Mini langsung tanggap, tahu kalau Teuku Wisnu telah salah paham, berprasangka buruk, berfikir mesum, mereka segera mengklarifikasi omongannya tadi.
Dewi Persik : Besar itu maksudnya besar penghasilan dan jumlah penggemarnya akhi, asyik kan, keinginan apapun jadi keturutan, mau pergi kemanapun jadi pusat perhatian hehehe...
Agnes Monica : Yang dimaksud kencang itu kencang prinsip dan semangatnya, selalu fokus pada cita-cita, gak mudah terpengaruh hal-hal yang akan menghalangi tercapainya cita-cita termasuk cinta...
Cut Mini : Kalau yang dimaksud datar itu hidupnya selalu lurus, gak suka bikin masalah dan kontroversi, bukan datar dadanya hiks..., mosok dada segini dibilang datar, fitnah itu, suudzon, gue tunjukkin aslinya po...?!.
Teuku Wisnu : Ooo..., gitu to, ya udah kalau gitu, ane pergi dulu ya, mau ngasih tausiah di tempat lain niech..., assalamu'alaikum...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar